to be continued...
turun dari wahan galleon, masih dengan kepala yg berputar, kami berjalan menyusuri stingers dengan cerita dan tawa ceria. wahana selanjutnya yg kami pilih adalah karaoke. setelah merampas beberapa koin dari pacar merry yg baru saja membeli koin, kami pun beranjak ke tempat karaoke. aku dan risma langsung merampas 2 mic yg bertengger di samping meja yg atasnya terletak televisi yg biasa terderet lirik lagu yg kami nyanyikan. sedangkan ima dan dina membolak-balik buku daftar lagu, memilih lagu yg pas. merry? jangan tanya dia, dia sedang asyik dengan pacarnya.
 |
| badan besar ima menutupiku-_- |
|
"a thousand years!" pekikku sambil menunjuk judul lagu yg sudah tak asing di telinga orang-orang. anak-anak mengangguk. dan satu lagu telah dipilih. ima memasukkan 3 koin untuk satu lagu, sedangkan aku menekan tombol kode lagu. sebelum lagu a thousand years itu melantunkan liriknya, aku dan risma, penguasa mic itu mengambil ancang-ancang untuk berpose, dan, klik.
 |
| muka-muka calon penyanyi |
|
setelah menekan tombol enter, lantunan lagu a thousand years pun mengalun. dan kegalauan pun memenuhi ruangan. lagu a thousand years habis, kami semua menghela nafas. lalu kembali memilih lagu. aku menunjuk satu judul lagu, lagu galau. anak-anak langsung melotot padaku, "fir, lo galau? daritadi milih lagunya galau mulu. kita nih mau seneng-seneng, udah deh," kata ima. aku pun mengalah, aku gak boleh mengganggu kebahagiaan hari ini. dan lagu kedua yg kami pilih pun jatuh pada lagu price tag dari jessie j. setelah memasukkan 3 koin lagi, kami menekan kode lagu dan menekan tombol enter. aku menyerahkan mic ku pada ima yg langsung bernyanyi seperti cacing kepanasan. risma dan aku kembali bersiap-siap untuk berpose. dan, klik.
 |
| agak lebur karna kebanyakan goyang._. |
di tengah-tengah lagu price tag berlantun, merry datang ikut bergabung. kami pun berencana untuk membuat video agar bisa dikenang. setiap lagu yg kami nyanyikan, sudah terekam dalam video. mulai dari lagu price tag, call me maybe, sampai lagu lazy song. dalam video itu, tawa tak pernah lepas dari bibir kami. benar-benar merasakan kebahagiaan yg memuncak.
continued...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar